Hambar
rasanya
Kental
dan miskin akan variasi kenikmatan
Pahit,manis,asin
dan asam,kemanakah mereka?
Disaat
aku membutuhkan performanya
Mengambang
diatas minyak bekas pembakaran nasi tadi pagi
Memang
miris kerak nasi ini,aromanya tak mampu membangun gairah makan
Padahal
tak ada setengah porsi pun
Tumpukkan
butir itu memenuhi volume mangkuk
Akupun
tumbang karena berkurangnya stamina akibat invasi rintikkan hujan tadi malam.
Gaya
grafitasi pun menarik mangkuk dengan kencangnya dan mengakibatkan benturan
diantara mangkuk dan lantai tanah
Pecahpun
memperlihatkan performanya di malam itu.
Kini aku
sudah tak khawatir lagi,karena hambar sudah hilang,kental sudah sirna dan
segala kenikmatan kembali ke asalnya
irhasfii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar