Luna, aku masih lirih
Di puncak ini aku umpankan sedikit cahaya
Berharap kau turun dan memesona
Namun hingga fajar menyingsing kau tak kunjung jua
Karena surya menarik performamu paksa
Kau luna, kau cahaya bulan
Yang aku tunggu di singgasana malam, namun tak nyata
Bila kau turun dengan pengharapan
Lihatlah, aku masih lirih dengan luka menganga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar