Aku tak
peduli kau mati rasa
Keangkuhanmu
aku pandang
Dengan
tatapan kosong
Kini kau
memintaku benci
Padahal
hanya sebentar lagi
Aku
kembali menikmati rempah itu
Rempah
kematian dibungkus kenikmatan
Sebagai
balasan dari jenuhku
Kesalku
Rasa
sakit hatiku
Aku tak
peduli
Aku
benci dirimu wahai ilalang
Kau
sungguh jalang
irhasfii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar