Tentang
kelelawar yang sayapnya meregang kuat
Menjadi
simbolik setiap jiwa rival tidur
Dirasuki
kesenangan di bawah hitamnya langit
Menahan
mata untuk tak bunuh diri
Membiarkan
sepi menemani serangkai raga
Ditemani
secangkir arabika dan tembakau amatir
Bisa
membuat energi semakin stabil
Seperti
kapal membuka layar kainnya
Hingga
pangkal fajar menjemput langit-langit angkasa
Jiwa
melemah seakan patah dan goyah
Tepat di
bawah mata muncul pelangi hitam terbalik
Tanda
kantuk menyebar dan mengakar
Selamat
pagi dunia,aku pergi sesaat
irhasfii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar