Kamis, 01 Desember 2016
Puisi Sengketa di acara Launching Buku Sengketa (Wandi Badindin)
Kopi, dikambinghitamkan sebagai alasan membayar rindu dengan bersua, bercengkrama atau rapat ria. Kafe-kafe sedang menganga akhir pekan ini, jangan dulu lah, aku sedang seret cuk, dompetku sedang menjadi naga yang kehabisan api nya. Malam ini aku selingkuh dulu dari orisinilnya arabika dengan instan nya Torabika.
____
Puisi ini berjudul "Daun Kopi yang Gusar"
Dibacakan saat launching buku "Sengketa" karya si Uda Wandi di Perpustakaan Pecandubuku
Video diambil oleh si Via
Puisi diberi bumbu melodi oleh si Abe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar