AMHTSA III
Review:
Kami segenap organ tubuh kedatangan tamu yang tak diundang namun seringkali datang untuk mengemis ruang di tubuh.
Meski
celah tak kami luangkan untuk sosok bajingan ini, ia tetap memaksa
berada menjelma udara dan memberikan salam sapa, tersenyum pada anggota
tubuh bagian dada.
Kami tak menyana ia akan seperti apa setelah katup mata tertutup dan sebagian titik otak berhenti bekerja untuk beristirahat.
Kami tak menerka-nerka gelagat buruknya setelah kami berusaha berjuang mengusir bajingan ini keluar dari tubuh.
Parasit
tetaplah parasit, dan aku sebagĂ i tumbalmu, jika kau menginginkan
sebentukkan ruang di tubuhku, maka aku mohon jangan mengikat sadis
rongga di dadaku.
Tunggu aku di perempatan malam ke sekian ratus kalinya.
Kita lihat siapa yang akhirnya menjual jiwanya untuk sebuah kemenangan.
Salamku, pada pejuang kebebasan di rongga dada.
Bandung, 16 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar