Label

Sabtu, 03 Januari 2015

Kemelut Tahta dan Angkara


Angkara murka takkan berakhir 
hingga satu meregang nyawa
Derajat mendominasi hasrat diri
Saling menginjak dan melukai

Nafsu liar menjelma mengalir dalam darah
Tak kenal raga milik siapa 
meski satu daging dan tulang menjadi alasan
Menenggelamkan tatapan kosong

Memperindah gestur tuk berdiri tegak
Melepas aroma kesumat angkat kaki
Kendalikan sukma,meski tumbuh bersimbah darah


irhasfii

Tidak ada komentar:

Posting Komentar